Selamat datang

Terima kasih anda telah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, March 7, 2013

Bahaya Mie Instan bagi kesehatan tubuh

 - Bagi anda yang hobi mengkonsumsi Mie Instan sebaiknya mulai mengurangi atau menghindarinya. Kepopuleran mie instan di Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Banyak yang menjadikan Mie jenis ini sebagai makanan harian.

Selain cara penyajian yang praktis dan harga terjangkau, kelezatan mie juga menjadi alasan banyak orang menyukainya. Apalagi yang namanya anak kost, sepertinya mie instan sudah dijadikan makanan pokok setiap hari.

Namun apakah anda menyadari bahaya Mie Instan tersebut? dibalik kelezatan, harga, dan kemudahan dalam pengelolahanya, ternyata Mie Instan memiliki dampak yang kurang baik untuk kesehatan tubuh anda jika dikonsumsi secara berlebihan. Jika berlebihan maka anda bisa mengalami resiko terkena usus buntu, kanker, dan ginjal. Lagi pula, kandungan gizi, vitamin, dan protein makanan yang satu ini tidak bisa menggantikan nasi dan lauk pauk lengkap.


bahaya mie instan

Bahaya apa saja yang bisa diakibatkan oleh Mie Instan ini?

Mie Instan mengandung lilin

Tenyata Mie Instan mengandung lilin yang tentu saja berbahaya bagi tubuh. Kandungan lilin tersebut yang membuat mie tidak lengket satu sama lain. Sementara itu tubuh kita mengalami kesulitan untuk mencerna zat lilin tersebut. Waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna lilin sekitar 2 hari.

Hal ini yang bisa menyebabkan ganguan kesehatan pada pencernaan dan bahkan bisa berujung pada pembentukan sel-sel kanker.

Mengandung Natrium berlebih yang berbahaya untuk penderita Maag dan Hipertensi


Selain lilin, ternyata Mie Instan juga mengandung Natrium yang cukup tinggi. Natrium ini berbahaya bagi penderita Maag. Hal tersebut dikarenakan kandungan natrium yang tinggi bersifat menetralkan lambung sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Akibatnya, asam lambung akan naik dan terjadilah pengikisan dinding lambung. Untuk penderita hipertensi, kandunagn natrium ini cukup berbahaya karena dapat meningkatkan tekanan darah.

Zat-zat berbahaya lainya

Mie instan juga mengandung zat-zat berbahaya lainya yang tidak kita sadari keberadaanya. Maka kita harus jeli dalam mengamati kandungan tersebut, zat tersebut diantaranya terdapat pada:

1. Bumbu dan pelengkap
Bumbu yang membuat Mie instan jadi nikmat biasanya berbahan MSG atau vetsin. Permasalahanya terdapat pada media mikrobial, yaitu media yang digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku vetsin.

Bukan hanya itu terdapat pula bahan penggurih yang berupa HVP dan Yeast Extract. HVP atau hidrolized vegetable protein adalah jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam klorida ataupun dengan enzim. Hal yang patut dipertanyakan adalah sumber enzim. Apakah berasal dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme. Kalau hewan tentu harus jelas hewan apa dan bagaimana penyembelihannya. Sedangkan yeast extract yang menjadi titik kritis adalah asam amino yang berasal dari hewan.


2. Bahan penambah rasa
Biasanya mie yang dijual tersedia dalam berbagai rasa, biasanya menggunakan flavor. Bahan inilah yang akan memberi rasa mie, apakah ayam bawang, ayam panggang, kari ayam, soto ayam, baso, barbequ, dan sebagainya. titik permasalahanya terdapat pada sumber flavor. Jika flavor bersumber dari hewan, tentu harus jelas jenis dan cara penyembelihannya. Apalagi flavor yang berasal dari rambut  maupun bagian lain dari tubuh manusia, statusnya tentu saja haram.
Hal tepenting yang harus anda perhatikan “Peringatan bagi kita semua bahwa Mie Instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya karena MSG yang terkandung didalamnya bila dimasak diatas suhu 120°C akan berpotensi menjadi Karsinogen Pembawa Kanker. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus Mie Instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok”
Jika anda terpaksa untuk  mengkonsumsi Mie maka coba mengikuti tips berikut, cara memasak Mie Instant yang baik dan benar :
  • Pada saat memasak mie, air rebusannya jangan digunakan untuk kuah mie.
  • Air rebusan pertama dibuang, kemudian jika perlu diberi kuah, gunakan air panas/hangat lain (misal dari termost) yang tidak tercampur mie saat memasaknya.
  • Atau, masak mie instan sambil diaduk-aduk, buang air rebusan mie, masak kembali mie instan dengan air mendidih yang baru, masak sampai mie matang dan mie siap diberi bumbu.
Meskipun demikian ada baiknya anda tidak mengkonsumsi Mie instan secara rutin setiap hari. Hal ini mengingat bahaya mie instan bagi kesehatan tubuh anda. Jika mie tidak dikonsumsi setiap hari dan menggunakan metode memasak di atas, kemungkinan sedikit aman dan mengurangi resiko berbahaya tersebut.

Tuesday, March 5, 2013

PERESMIAN TRACKING MANGROVE, PENGOLAHAN AIR BERSIH KAMPUNG LAUT CILACAP



Dirjen Kelautan, pesisir dan Pulau-Pulau kecil, Dr. Sudirman Saad, M. Hum mengatakan, Kementerian Perikanan dan Keluatan akan menjadikan Cilacap sebagai model pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara nasional. Sehingga nantinya Cilacap akan menjadi etalase pengelolaan pulau-pulau kecil di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan, Dirjen Kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil, Dr. Sudirman Saad, pada peresmian tracking Mangrove di kawasan minawisata desa Ujung Alang Kampung Laut Cilacap, Kamis (28/02).
Tracking mangrove sepanjang 400 meter yang dilengkapi dengan empat buah gasebo dan lampu penerangan bertenaga surya, diresmikan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dan Lanal Kolonel Laut Hari Mulyadi, sejumlah pejabat dilingkungan Kementerian Kelautan perikanan, para pejabat Pemkab Cilacap, serta masyarakat Kampung Laut, paguyuban pemandu wisata dan undangan lain. Kalau kita melihat lingkungan perairan di sekitar Nusakambangan, lanjut Sudirman Saad, betapa lingkungan tersebut merupakan lingkungan yang indah, tidak kalah dengan pariwisata di Thailand. Keindahan perairan sekitar Nusakambangan, mulai terasa ketika kita memasuki perairannya yang dihiasi tumbuhan mangove di kanan kirinya. Menurut Sudirman Saad, lingkungan perairan dengan tumbuhan mangrove seperti ini, manakala dikelola dan ditata dengan baik, maka akan memberi manfaat baik secara ekonomi, sekaligus juga untuk mendukung kelestarian mangrove.
Posisi strategis Pulau Nusakambangan yang merupakan salah satu dari 92 pulau-pulau kecil terluar, merupakan pagar nusantara, ujar Sudirman. Artinya pulau tersebut menjadi batas negara atau batas untuk menghitung wilayah kedaulatan Negera Republik Indonesia. Hal ini harus betul-betul dikelola dengan baik melalui dua pendekatan yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan yang sama menyampaikan, dengan pembangunan tracking mangrove, gasebo dan lampu tenaga surya merupakan awal terbangunnya kawasan minawisata di pulau Nusakambangan dan kawasan Segara Anakan. Kawasan minawisata ini diharapkan dapat menjadi sebuah ikon edutourism/wisata pendidikan di Kabupaten Cilacap. Untuk itu Bupati mengajak kepada institusi, lembaga dan badan usaha beserta seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi melengkapi sarana-sarana yang belum tersedia. Kepada seluruh komponen yang ada, Bupati mengajak untuk berkomitmen terhadap beberapa hal antara lain, pengelolaan sumber daya ikan hendaknya didasarkan pada usaha pengelolaan yang berkelanjutan dengan tidak menangkap ikan dan udang yang masih kecil, tidak menebang hutan mangrove dan hutan lindungnya. Maknai hutan mangrove sebagai perlindungan keanekaragaman hayati, perlindungan garis pantai dan sumberdaya pesisir serta produk yang dihasilkan merupakan sumber pendapatan berharga bagi negara dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Dr.Sudirman Saad, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Dan Lanal Hari Mulyadi, serta para undangan, melakukan penanaman 1000 batang pohon mangrove. Selain itu Dirjen Keluatan juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Kampung Laut berupa, mesin pengolah air bersih yang berbahan baku dari air laut, benih ikan sejumlah 11 ribu ekor dan mesin motor tempel.


Tracking Mangrove Kampung Laut Cilacap.


Bupati Cilacap ( Tatto Suwarto Pamuji) duduk bersama Dirjen Kelautan P3K, dan Dan LANAL Cilacap


Bupati Cilacap bersama dgn Dirjend Kelautan P3K, Dan Lanal menaburkan bibit ikan di Tracking Mangrove Kampung Laut, Cilacap.


Pengolahan Air Bersih di Dusun Motean Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Kab. Cilacap.

Pengolahan air bersih terlihat dari belakang di Dusun Motean Kampung Laut.


Tambatan Tracking Mangrove terbuat dari Karet Apung sehingga bisa menyesuaikan Pasang Surut laut.



Siswa SMP Negeri Kampung Laut bersama Siswa SMA/SMK Negeri Cilacap dan Bupati Cilacap, Dirjend Kelautan, mengadakan Penanaman seribu pohon mangrove di Sekitar Tracking

Thursday, January 10, 2013

Hati Hati Dengan Teh Celup

Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas.

Wednesday, December 12, 2012

Pencegahan Kanker Payudara

Bagaimana caranya agar kita dapat melakukan pencegahan kanker payudara? Sebenarnya tidak ada langkah yang sangat efektif dalam hal pencegahan kanker payudara. Akan tetapi, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan agar resiko terkena kanker payudara kita minimalisir. Selain dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kita, langkah pencegahan kanker payudara lainnya adalah dengen melakukan periksa diri payudara kita.
Periksa diri payudara adalah cara mempelajari bagaimana bentuk dan rasa normal payudara dan mengecek perubahan setiap bulannya. Banyak wanita memiliki pola benjolan pada payudaranya, yang normal. Tapi untuk mengetahui gumpalan mana yang normal dan mana yang tidak, penting bagi wanita menjadi sefamilier mungkin dengan struktur internal payudaranya, satu-satunya cara adalah dengan melakukan pemeriksaan teratur dan berulang untuk merasakan struktur payudara melalui kulit.
Para ahli merekomendasikan semua wanita mulai melakukan periksa-diri payudara setiap bulan mulai usia 20 tahun sebagai langkah pencegahan kanker payudara. Waktu terbaik melakukan sadari adalah tepat setelah menstruasi anda berakhir, ketika kelembutan atau pembengkakan payudara hilang. Bagi wanita pasca menopause, ini harus dilakukan diwaktu yang sama setiap bulannya. Selama sadari jika anda menemukan gumpalan atau melihat ada perubahan abnormal pada payudara, lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap abnormalitas anda tersebut. Seringnya gumpalan tidak berarti apa-apa–biasanya berupa kista atau kondisi jinak serupa—tapi mengetahui bahwa kista ini ada di bagian tertentu sangatlah penting untuk memahami payudara anda melalui rabaan.

pencegahan kanker payudara
Bagaimana melakukan periksa diri payudara?
Langkah 1: Mulailah melihat payudara anda di cermi dengan posisi pundak tegak dan tangan disamping pinggul.
Ini yang harus anda cermati:
  • Payudara memiliki ukuran, bentuk, dan warna seperti biasa
  • Payudara terlihat sama besarnya tanpa perubahan bentuk atau pembengkakan nyata
Jika anda melihat perubahan berikut, konsultasikan lebih lanjut ke ahli pengobatan kanker payudara:
  • Lesung, mengerut (puckering), atau benjolan pada kulit
  • Puting berubah posisi atau menjadi masuk kedalam (bukannya keluar)
  • Kemerahan, nyeri, ruam, atau pembengkakan
Langkah 2: Sekarang, angkat tangan anda dan cermati perubahan yang sama.
Langkah 3: Saat didepan cermin, pencet perlahan setiap puting dengan telunjuk dan jempol dan perhatikan puting (apakah mengeluarkan cairan seperti susu atau kuning atau darah).
Langkah 4: Kemudian, rasakan payudara ketika berbaring, gunakan tangan kanan untuk merasakan payudara kiri kemudian tangan kiri untuk merasakan payudara kanan. Gunakan sentuhan lembut namun kuat dengan beberapa jari tangan, rapatkan jari-jari anda. Langkah ini bisa dilakukan dengan berbaring bukan berdiri atau dibawah shower, karena efek gravitasi akan bekerja sama rata pada payudara anda di posisi ini. Raba semua payudara dari atas ke bawah, samping kiri ke kanan—dari tulang selangka hingga bagian atas abdomen dan dari ketiak ke belahan dada.gambar gejala kanker payudara
Ikuti pola untuk memastikan anda telah meraba semua payudara. Anda dapat memulai dari puting, bergerak memutar hingga bagian terluar payudara. Atau anda dapat menggerakan jari-jari ke atas dan ke bawah secara vertikal, berbanjar, seperti ketika memotong rumput. Pastikan merasakan semua jaringan payudara; tepat dibwah kulit (dengan sentuhan lembut) dan jauh dibawah kulit (dengan sentuhan yang lebih kuat). Mulailah memeriksa setiap area dengan sentuhan yang sangat lembut, kemudian tingkatkan tekanan sehingga anda dapat merasakan jaringan yang lebih dalam, hingga tulang rusuk.
Langkah 5: Terakhir, rasakan payudara anda ketika berdiri atau duduk. Banyak wanita merasa paling mudah merasakan payudara ketika kulit mereka basah dan licin, sehingga mereka suka melakukan langkah ini ketika mandi. Raba seluruh payudara menggunakan gerakan tangan yang sama seperti langkah 4.
Demikian artikel singkat mengenai pencegahan kanker payudara kami sajikan. Semoga bermanfaat. (dari berbagai sumber).

Sumber Artikel: http://www.djamilah-najmuddin.com/pencegahan-kanker-payudara

Melepas Jerat Kanker Payudara

Oleh Laras Eka Wulandari

Bagi wanita, payudara merupakan salah satu organ yang penting, baik dari segi fungsi maupun estetika. Namun bagian paling sensual bagi wanita ini juga kerap menjadi momok mematikan terbesar di dunia, kanker payudara. Sayangnya, kasus ini meningkat setiap tahun.
Belum Ditemukan VAKSINNYA
Rafael Lozano, Msc, MD, profesor kesehatan dari Institute for Health Metrics and Evaluation , University of Washington mengatakan bahwa setiap tahunnya kasus kanker payudara meningkat 3.1 persen di seluruh dunia. Di antara beberapa jenis kanker payudara, HER2 adalah ancaman serius di Indonesia. Jumlah kasusnya mencapai sekitar 35 persen dari semua kasus kanker payudara.
“Kanker payudara sampai sekarang masih bertengger sebagai ‘pembunuh’ wanita terbesar baik di dunia maupun di Indonesia.