Selamat datang

Terima kasih anda telah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, June 10, 2012

Puisi - Mencari Ibu

Berapa banyak ibu tumbuh jadi bayangan dalam hariku ?
maka aku pun mencarinya, di atas tanah, sepanjang jalan,
di bawah hujan., tapi selalu kutemukan bentuk ibu-ibu yang lain
menggendong matahari, menancapkan kesakitan di tubuhnya sendiri,
 atau menyusui bayi yang paling purba
aku kehilangan tanda mencarinya, cuaca kembali datang dengan bencana
yang tak mudah diterka

ibu, ibu, di mana kamu ? seperti masuk ke dalam sesat jalan langkahku
tak ada jawaban, cuma hening yang tak bergeming,
 menyimpan seluruh masa lalu yang bening

aku mencari ibu di dalam tubuh rempuan
tapi yang kutemukan hanya rahim-rahim yang kosong
kehilangan benih, di sudut-sudut kota berkerumun dengan darah aborsi

Tuesday, May 8, 2012

IKLAS KASIHMU

Tidak pernah ku menduga akan mengenali mu
Kau membawa seribu sinar di kelam hati ini
Terbalut luka hati yang para dari penderitaan
Terucap kata kasih iklas dari mu..

Ku bagaikan di awang-awangan
keluh lidah tiada terkata bila mata mu
merenung ku dengan senyuman manja
hati berkata ku jatuh cinta pada mu..

kau berkata jatuh cinta pada ku
terasa bergetar hati ini..
perasaan indah membelai jiwa
telaga kalbu yang merana kini kembali bahagia

Friday, May 4, 2012

Hanya Kamu yang Bisa

 Iya, Hanya Kamu yang bisa melukis senyum terbaik dalam sejarah percintaan
beberapa kali ada awan memayungi pandanganku, menghalangi mataku menatapmu
beberapa kali pula kuundang angin menyapu aral serupa portal
kau, jangan melangkah terlalu jauh sebab aku terlalu lemah untuk mengejar jejakmu
Bukan, sebab bisa saja hujan mengikis kenangan yang telah kita ukir

Rindu Sahabat

Lirih suara gitar yg selalu temaniku
Dengan sjuta krinduanku
Cahaya bulan terangi malam gelapku
Dan gelap bintang yg hiasi malam sepiku
Kerinduanku yang dalam
Bersama hembusan angin malam
Ku bayangkan indahnya dirimu

Ada yang kurang memang
Dalam kesendirianku kini
Pagiku kini tak seriang kemarin
Saat suaramu masih kudengar
Angin malampun tau...
Dingin memang tanpamu...
Bintangpun enggan keluar...
Kosong...langit bagai mati

Saat mentari kembali...
Hangat jiwa kini kurasa...
Tolong...
Cairkan...kebekuan hati ini...