Selamat datang

Terima kasih anda telah berkunjung di blog kami semoga bermanfaat

Tuesday, March 5, 2013

PERESMIAN TRACKING MANGROVE, PENGOLAHAN AIR BERSIH KAMPUNG LAUT CILACAP



Dirjen Kelautan, pesisir dan Pulau-Pulau kecil, Dr. Sudirman Saad, M. Hum mengatakan, Kementerian Perikanan dan Keluatan akan menjadikan Cilacap sebagai model pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara nasional. Sehingga nantinya Cilacap akan menjadi etalase pengelolaan pulau-pulau kecil di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan, Dirjen Kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil, Dr. Sudirman Saad, pada peresmian tracking Mangrove di kawasan minawisata desa Ujung Alang Kampung Laut Cilacap, Kamis (28/02).
Tracking mangrove sepanjang 400 meter yang dilengkapi dengan empat buah gasebo dan lampu penerangan bertenaga surya, diresmikan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dan Lanal Kolonel Laut Hari Mulyadi, sejumlah pejabat dilingkungan Kementerian Kelautan perikanan, para pejabat Pemkab Cilacap, serta masyarakat Kampung Laut, paguyuban pemandu wisata dan undangan lain. Kalau kita melihat lingkungan perairan di sekitar Nusakambangan, lanjut Sudirman Saad, betapa lingkungan tersebut merupakan lingkungan yang indah, tidak kalah dengan pariwisata di Thailand. Keindahan perairan sekitar Nusakambangan, mulai terasa ketika kita memasuki perairannya yang dihiasi tumbuhan mangove di kanan kirinya. Menurut Sudirman Saad, lingkungan perairan dengan tumbuhan mangrove seperti ini, manakala dikelola dan ditata dengan baik, maka akan memberi manfaat baik secara ekonomi, sekaligus juga untuk mendukung kelestarian mangrove.
Posisi strategis Pulau Nusakambangan yang merupakan salah satu dari 92 pulau-pulau kecil terluar, merupakan pagar nusantara, ujar Sudirman. Artinya pulau tersebut menjadi batas negara atau batas untuk menghitung wilayah kedaulatan Negera Republik Indonesia. Hal ini harus betul-betul dikelola dengan baik melalui dua pendekatan yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan yang sama menyampaikan, dengan pembangunan tracking mangrove, gasebo dan lampu tenaga surya merupakan awal terbangunnya kawasan minawisata di pulau Nusakambangan dan kawasan Segara Anakan. Kawasan minawisata ini diharapkan dapat menjadi sebuah ikon edutourism/wisata pendidikan di Kabupaten Cilacap. Untuk itu Bupati mengajak kepada institusi, lembaga dan badan usaha beserta seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi melengkapi sarana-sarana yang belum tersedia. Kepada seluruh komponen yang ada, Bupati mengajak untuk berkomitmen terhadap beberapa hal antara lain, pengelolaan sumber daya ikan hendaknya didasarkan pada usaha pengelolaan yang berkelanjutan dengan tidak menangkap ikan dan udang yang masih kecil, tidak menebang hutan mangrove dan hutan lindungnya. Maknai hutan mangrove sebagai perlindungan keanekaragaman hayati, perlindungan garis pantai dan sumberdaya pesisir serta produk yang dihasilkan merupakan sumber pendapatan berharga bagi negara dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Dr.Sudirman Saad, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Dan Lanal Hari Mulyadi, serta para undangan, melakukan penanaman 1000 batang pohon mangrove. Selain itu Dirjen Keluatan juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Kampung Laut berupa, mesin pengolah air bersih yang berbahan baku dari air laut, benih ikan sejumlah 11 ribu ekor dan mesin motor tempel.


Tracking Mangrove Kampung Laut Cilacap.


Bupati Cilacap ( Tatto Suwarto Pamuji) duduk bersama Dirjen Kelautan P3K, dan Dan LANAL Cilacap


Bupati Cilacap bersama dgn Dirjend Kelautan P3K, Dan Lanal menaburkan bibit ikan di Tracking Mangrove Kampung Laut, Cilacap.


Pengolahan Air Bersih di Dusun Motean Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Kab. Cilacap.

Pengolahan air bersih terlihat dari belakang di Dusun Motean Kampung Laut.


Tambatan Tracking Mangrove terbuat dari Karet Apung sehingga bisa menyesuaikan Pasang Surut laut.



Siswa SMP Negeri Kampung Laut bersama Siswa SMA/SMK Negeri Cilacap dan Bupati Cilacap, Dirjend Kelautan, mengadakan Penanaman seribu pohon mangrove di Sekitar Tracking

Thursday, January 10, 2013

Hati Hati Dengan Teh Celup

Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas.

Wednesday, January 9, 2013

Bersyukur/Renungan Hidup

Bersyukur dalam Hidup dan mengingat segala Anugrah yang telah di berikan TUHAN kepada kita akan membuat hidup terasa ringan untuk dijalani.

Renungkanlah hal ini para sahabat.,
Hari ini sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke pangkuan-Nya.

Wednesday, December 12, 2012

Pencegahan Kanker Payudara

Bagaimana caranya agar kita dapat melakukan pencegahan kanker payudara? Sebenarnya tidak ada langkah yang sangat efektif dalam hal pencegahan kanker payudara. Akan tetapi, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan agar resiko terkena kanker payudara kita minimalisir. Selain dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kita, langkah pencegahan kanker payudara lainnya adalah dengen melakukan periksa diri payudara kita.
Periksa diri payudara adalah cara mempelajari bagaimana bentuk dan rasa normal payudara dan mengecek perubahan setiap bulannya. Banyak wanita memiliki pola benjolan pada payudaranya, yang normal. Tapi untuk mengetahui gumpalan mana yang normal dan mana yang tidak, penting bagi wanita menjadi sefamilier mungkin dengan struktur internal payudaranya, satu-satunya cara adalah dengan melakukan pemeriksaan teratur dan berulang untuk merasakan struktur payudara melalui kulit.
Para ahli merekomendasikan semua wanita mulai melakukan periksa-diri payudara setiap bulan mulai usia 20 tahun sebagai langkah pencegahan kanker payudara. Waktu terbaik melakukan sadari adalah tepat setelah menstruasi anda berakhir, ketika kelembutan atau pembengkakan payudara hilang. Bagi wanita pasca menopause, ini harus dilakukan diwaktu yang sama setiap bulannya. Selama sadari jika anda menemukan gumpalan atau melihat ada perubahan abnormal pada payudara, lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap abnormalitas anda tersebut. Seringnya gumpalan tidak berarti apa-apa–biasanya berupa kista atau kondisi jinak serupa—tapi mengetahui bahwa kista ini ada di bagian tertentu sangatlah penting untuk memahami payudara anda melalui rabaan.

pencegahan kanker payudara
Bagaimana melakukan periksa diri payudara?
Langkah 1: Mulailah melihat payudara anda di cermi dengan posisi pundak tegak dan tangan disamping pinggul.
Ini yang harus anda cermati:
  • Payudara memiliki ukuran, bentuk, dan warna seperti biasa
  • Payudara terlihat sama besarnya tanpa perubahan bentuk atau pembengkakan nyata
Jika anda melihat perubahan berikut, konsultasikan lebih lanjut ke ahli pengobatan kanker payudara:
  • Lesung, mengerut (puckering), atau benjolan pada kulit
  • Puting berubah posisi atau menjadi masuk kedalam (bukannya keluar)
  • Kemerahan, nyeri, ruam, atau pembengkakan
Langkah 2: Sekarang, angkat tangan anda dan cermati perubahan yang sama.
Langkah 3: Saat didepan cermin, pencet perlahan setiap puting dengan telunjuk dan jempol dan perhatikan puting (apakah mengeluarkan cairan seperti susu atau kuning atau darah).
Langkah 4: Kemudian, rasakan payudara ketika berbaring, gunakan tangan kanan untuk merasakan payudara kiri kemudian tangan kiri untuk merasakan payudara kanan. Gunakan sentuhan lembut namun kuat dengan beberapa jari tangan, rapatkan jari-jari anda. Langkah ini bisa dilakukan dengan berbaring bukan berdiri atau dibawah shower, karena efek gravitasi akan bekerja sama rata pada payudara anda di posisi ini. Raba semua payudara dari atas ke bawah, samping kiri ke kanan—dari tulang selangka hingga bagian atas abdomen dan dari ketiak ke belahan dada.gambar gejala kanker payudara
Ikuti pola untuk memastikan anda telah meraba semua payudara. Anda dapat memulai dari puting, bergerak memutar hingga bagian terluar payudara. Atau anda dapat menggerakan jari-jari ke atas dan ke bawah secara vertikal, berbanjar, seperti ketika memotong rumput. Pastikan merasakan semua jaringan payudara; tepat dibwah kulit (dengan sentuhan lembut) dan jauh dibawah kulit (dengan sentuhan yang lebih kuat). Mulailah memeriksa setiap area dengan sentuhan yang sangat lembut, kemudian tingkatkan tekanan sehingga anda dapat merasakan jaringan yang lebih dalam, hingga tulang rusuk.
Langkah 5: Terakhir, rasakan payudara anda ketika berdiri atau duduk. Banyak wanita merasa paling mudah merasakan payudara ketika kulit mereka basah dan licin, sehingga mereka suka melakukan langkah ini ketika mandi. Raba seluruh payudara menggunakan gerakan tangan yang sama seperti langkah 4.
Demikian artikel singkat mengenai pencegahan kanker payudara kami sajikan. Semoga bermanfaat. (dari berbagai sumber).

Sumber Artikel: http://www.djamilah-najmuddin.com/pencegahan-kanker-payudara

Melepas Jerat Kanker Payudara

Oleh Laras Eka Wulandari

Bagi wanita, payudara merupakan salah satu organ yang penting, baik dari segi fungsi maupun estetika. Namun bagian paling sensual bagi wanita ini juga kerap menjadi momok mematikan terbesar di dunia, kanker payudara. Sayangnya, kasus ini meningkat setiap tahun.
Belum Ditemukan VAKSINNYA
Rafael Lozano, Msc, MD, profesor kesehatan dari Institute for Health Metrics and Evaluation , University of Washington mengatakan bahwa setiap tahunnya kasus kanker payudara meningkat 3.1 persen di seluruh dunia. Di antara beberapa jenis kanker payudara, HER2 adalah ancaman serius di Indonesia. Jumlah kasusnya mencapai sekitar 35 persen dari semua kasus kanker payudara.
“Kanker payudara sampai sekarang masih bertengger sebagai ‘pembunuh’ wanita terbesar baik di dunia maupun di Indonesia.